AL AS Pimpin 30 Negara Manuver di Perairan Timur Tengah

72

Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) memimpin 30 negara dalam latihan militer atau manuver di perairan Timur Tengah yang dimulai Senin (11/4/2016) besok.

Latihan militer itu diklaim untuk membantu melindungi rute perdagangan internasional terhadap potensi ancaman berbagai kelompok militan, termasuk ISIS dan Al-Qaeda.

Manuver digelar di tengah ketegangan antara negara-negara Teluk Arab dengan Iran atas dukungan masing-masing dalam konflik Suriah dan Yaman.

Dalam latihan militer bernama International Mine Countermeasures Exercise (IMCMEX), AS akan menghadirkan Armada Kelima Angkatan Laut-nya.

Berita Politik

Menurut Wakil Komandan Komando Pusat Angkatan Laut AS, Kevin Donegan, manuver itu sebagai benteng melawan Iran. Menurutnya, latihan militer itu juga untuk menghentikan ulah kelompok militan yang menyebabkan gangguan di rute perdagangan dunia.

“Kita tahu bahwa mereka ingin mengganggu jalur perdagangan,” ujar Donegan.

”Kawasan ini memberikan kesempatan pelatihan yang kuat untuk negara-negara di seluruh dunia, tiga dari enam chokepoints maritim besar di dunia di sini; Terusan Suez, Selat Bab Al Mandeb dan Selat Hormuz,” lanjut dia, seperti dikutip Reuters, Minggu (10/4/2016).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry telah memuji kerjasama keamanan dengan Bahrain dalam kunjungannya Kamis lalu. Kerry menyebut Bahrain sebagai “mitra keamanan penting”.

Source : islamdemokrat

Informasi lanjutnya bisa baca di berita politik situs ini !!