70% Lebih Warga Amerika Frutasi dengan Pemilu Presiden

221

Sebuah jajak pendapat terbaru mengungkap bahwa 70 persen lebih warga Amerika Serikat (AS) merasa frustasi dengan Pemilu Presiden (Pilpres) 2016.

221
Tujuh dari 10 orang mengatakan bahwa mereka merasa frustrasi. Sedangkan lebih dari setengahnya, termasuk dari pendukung Partai Demokrat dan Partai Republik merasa marah dan tak berdaya. Seperempatnya mengatakan bahwa mereka tidak yakin suara mereka dihitung secara akurat.

Jajak pendapat itu dibuat oleh AP-NORC Center for Public Affairs. Hanya delapan persen pendukung Partai Demokrat dan 15 persen dari pendukung Partai Republik percaya dengan Pilpres.

Bahkan, hanya 29 persen dari Demokrat dan 16 persen dari Partai Republik yang percaya terhadap partai mereka sendiri.

Hanya 13 persen yang mengatakan bahwa mereka bangga dengan Pilpres. Sebanyak tiga dari 10 responden mengatakan bahwa mereka sudah bosan dengan Pilpres.

Berita Politik Mancanegara

Menurut situs apnorc.org yang dikutip Selasa (31/5/2016), jajak pendapat AP-NORC mengambil sampel dari 1.060 orang dewasa yang dilakukan pada pertengahan Mei 2016. Sampel itu dianggap mewakili populasi Amerika Serikat.

Responden pertama kali dipilih secara acak menggunakan metode pengambilan sampel berdasarkan alamat, dan kemudian diwawancarai secara online atau melalui telepon, dengan margin of error sampling untuk semua responden kurang lebih 4,1 poin persentase.

Pilpres AS kali ini diramaikan bakal calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton yang masih bersaing dengan rivalnya Bernie Sanders. Sedangkan dari Partai Republik muncul bakal calon presiden Donald Trump yang terkenal kontroversi.

Source : islamdemokrat

Informasi lanjutnya bisa baca di berita politik situs ini !!

Dapatkan juga Berita Silet & Gossip Artis di situs ini !