::: Membongkar Kepalsuan ‘Injil’ (Kristen) Yang Penuh Rekayasa :::

https://www.youtube.com/user/kristensebenarnya/videos

Nabi Isa adalah Rasululloh yang diutus untuk umat Nasrani, dimana beliau adalah pembawa risalah tauhid, agar umat saat itu terlepas dari belenggu kemusyrikan dan tirani murka thogut laknatullah.

Akan tetapi, risalah Isa ‘alaihi salam. yang di terimanya wahyu dari Allah berupa kitab Injil, telah di rubah dan didustakan oleh umatnya, sehingga kesalahan syariat dan kebobrokan tauhidpun tak terhindarkan.

Rahib dan pendeta bersekongkol untuk memuaskan hawa nafsunya sendiri. Umat di tindas, dengan diiming-imingi surga dengan tebusan yang tak jelas. (Silahkan Tonton Videonya Disini)


Sehinggga manakala Allah menunjuk Nabi besar Muhammad SAW sebagai Nabi terakhir. Allah menurunkan Al Quran dan membongkar prilaku jahat kaum Rahib dan Pendeta Nasrani yang terus merubah-rubah ajaran Isa As, sehingga banyak dari kalangan mereka enggan dan menolak risalah yang di bawa Muhammad SAW.

Kebenaran Sebuah Agama terletak pada Kemurnian Kitabnya

Bila ada sebuah agama mengklaim bahwa agamanya itu adalah agama yang benar dan murni datang dari wahyu Allah, maka kebenaran agama itu tergantung dari kebenaran atau kesucian kitabnya. Apakah kitab tersebut betul-betul dari wahyu Allah atau rekayasa manusia? Atau bisa jadi awalnya benar wahyu dari Allah, akan tetapi dirubah oleh tangan jahat para Rahib dan Pendeta, sesuai keinginan dan nafsu mereka.

Kriteria pertama sebagai tolok ukur kebenaran dan kesucian sebuah kitab, adalah kitab tersebut tidak tercampuri oleh hasil pikiran manusia dan filsafah manusia serta bebas dari kesalahan.

Sebab kitab suci yang benar dari wahyu Allah tak mungkin salah, karena Allah adalah sumber kebenaran, dan wahyu Allah tidak mungkin mengalami perubahan, penambahan serta pengurangan karena wahyu Allah itu sifat kebenaranya mutlak dan abadi.

Sehingga apabila ada sebuah agama mengklaim bahwa kitab mereka murni suci dari wahyu Allah, akan tetapi mengalami perubahan, penambahan dan pengurangan serta rekayasa filsafah manusia, maka dipastikan bahwa itu bukan kitab suci, kan tetapi sampah yang di persucikan. Sungguh nistalah mereka, karena telah membohongi umat dan mendustakan wahyu Allah.

Kitab Injil Kafir Kristen Penuh Kepalsuan (Silahkan Tonton Videonya Disini)

Setiap orang Kristen pasti tidak akan menyangkal bahwa kitab suci mereka terdapat banyak kesalahan dan kepalsuan, serta pertentangan antara pasal serta ayat dari satu dengan lainya.dan mereka faham betul bahwa kitab Injil mereka penuh manipulasi data. Selain itu, mereka selamanya tidak mampu menunjukan kitab aslinya bahwa kitab itu betul dari Nabi Isa As.

Dan sudah terbukti dengan sangat jelas sekali bahwa Injil yang ada sekarang bukanlah Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa As.melainkan Injil buatan manusia yang sama sekali tidak pernah bertemu dengan Yesus.

Maka banyak para pakar kristologi maupun lainnya yang jujur dan adil telah meneliti dengan benar, terungkap sudah bahwa Injil yang ada adalah rekayasa Paulus dari Tarsus yang pura-pura mendapatkan mandat dari Yesus untuk menyebarkan agama Kristen, sehingga menimbulkan pertanyaan: “Agama Kristen sekarang ini apakah agama Yesus ataukah agama Paulus ?”

Sebab Saulus sendiri telah menyatakan terus terang bahwa agama Kristen adalah buatannya dan bukan agama Yesus sebagaimana tertulis dalam suratnya. “Aku yang menanam Apolos, yang menyiram, tetapi Tuhan yang membeir pertumbuhan ” (I Korintus 3:6).

“Ingatlah ini, Yesus Kristus yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitahukan dalam Injilku.” (II Timotius 2:8).

Sebagaimana yang sudah diketahui, bahasa yang di pakai oleh Yesus sehari-hari adalah bahasa Aram. Lalu mengapa Injil bahasa Aram tidak ada (atau di musnahkan), kemudian berubah menjadi Injil bahasa Yunani.

Mengapa Injil Matius,Lukas, dan Markus terdapat banyak kesamaan, sehingga di sebut  Injil synopsis ? sehingga Injil Yahya (Yohanes) sangat berbeda ?

Catatan Proses Terbentuknya Kitab Perjanjian Baru

Kitab Injil kaum kafir Kristen memang aneh bin lucu, dimana proses dalam pencatatan kitab mereka pun penuh dengan kesimpang siuran dan sangatlah jauh dari keontentikan.

Tahun ke 30 adalah peristiwa penyaliban
Tahun ke 50 adalah surat pertama Paulus
Tahun ke 62 adalah surat terakhir Paulus
Tahun ke 65-70 Injil Markus
Tahun ke 70-? surat Paulus kepada jemaat Ibrani
Tahun ke 80 Injil Lukas
Tahun ke 85-89 Injil Matius
Tahun ke 90 Kisah Rasul
Tahun ke 90-100 Injil Yahya
Tahun 95-100 Kitab wahyu
Tahun 100-? Timotius 1 dan 2 dan Titus

Karena proses terbentuknya Kitab suci perjanjian Baru seperti di atas, maka Al Kitab tidak bisa dijamin keabsahan dan tidak bisa di pertanggung jawabkan.

50.000 kesalahan dalam Injil Kafir Kristen

Sungguh aneh bin ajaib, bagaimana mungkin kitab yang selalu dielu-elukan untuk bisa membawa manusia menuju surga ternyata terdapat kesalahan yang amat banyak.

https://www.youtube.com/user/kristensebenarnya/videos

Saksi Yehovah dalam majalah mereka AWAKE! Tanggal 8 September, muncul judul 50.000 kesalahan dalam Bibel. Dituliskan saat itu terdapat kira-kira kesalahan dalam Bibel, kesalahan yang telah di sisipkan kedalam Bibel 50.000 kesalahan yang begitu serius ,sebagian besar dari apa yang disebut kesalahan.

Injil Kafir Kristen Adalah Buku yang Paling Berbahaya

George Bernard Shaw pernah mengatakan : “Bibel merupakan buku yang paling berbahaya di muka bumi, simpan buku itu dalam laci Anda lalu kuncilah jauhkanlah Bibel dari jangkauan anak-anak kecil.”

Otentikah Injil Kafir Kristen ? Atau Penuh Dengan Rekayasa ?

Dari paparan di atas sangatlah jelas,bahwa Injil kaum kafir Kristen sangatlah busuk dan penuh dengan kebohongan, maka sangat tidak layak di dudukkan menjadi kitab suci karena pengklaiman mereka batal dengan data sejarah, dan secara pengakuan para pakar mereka sendiri.

Setiap isi Injil kafir Kristen dari edisi apa saja, hampir semuanya buatan manusia dan tidak bisa dianggap sebagai wahyu. Mengapa begitu ? Berikut alasannya.

Karena penukilan kitab suci perjanjian lama (terutama kitab taurat) di lakukan 1000 tahun kemudian setelah kematian Nabi Musa As, sedangkan penulisan kitab Injil selisih satu abad dengan Nabi Isa As. (Yesus).

Al Kitab telah direvisi berulang kali sesuai dengan perkembangan zaman :
1. Terjamahan Al Kitab ke dalam bahasa Inggris dilakukan oleh Tyndale tahun 1525,
2. Terjemahan kedua di tulis oleh Coverdale tahun 1535,
3. Terjemahan ketiga yang terkenal dengan sebutan Great Bimble Translation dilakukan tahun 1539, dan 4. Terjemahan keempat ditulis pada tahun 1540,
5. Terjemahan kelima terkenal dengan sebutan “the gneva bible” yang dilakukan pada 1560,
6. Terjemahan keenam terkenal dengan nama “bishop bible” di tulis oleh Uskup parker.

Ketika Raja James Inggris naik tahta tahun 1603, dia meragukan kemurnian Al Kitab Uskup karena ayat-ayatnya penuh dengan kesalahan geografis, penyelewengan sejarah dan kesalahan-kesalahan fakta.

Raja James menunjuk 4 sarjana untuk memperbaiki kesalahan yang terdapat pada Al Kitab Uskup. Mereka menerjemahkan Al Kitab dan menerbitkannya tahun 1611. Terjemahan itu dikenal dengan sebutan “Authorised Version of the holy bibble”.

Ternyata Authorised Version Of the holly Bible itu mengandung sekitar 20.000 kesalahan, namun Al Kitab suci yang otentik selama 259 tahun. Tahun 1870, sebuah komisi ditunjukan untuk memperbaiki kesalahan tadi. Tahun 1884 perbaikan tersebut selesai dan terkenal dengan nama “revised version”.

Tahun 1901 orang-orang Amerika telah menerbitkan Al Kitab menurut versi mereka sendiri. Tahun 1931 telah ditemukan naskah Al Kitab berbahasa Yunani kuno, namun isinya banyak kesalahan, maka Al Kitab ditulis ulang oleh sebuah panitia yang terdiri dari 32 sarjana.

Mereka diperkenankan merubah isi Al Kitab jika disetejui oleh 2/3 dari seluruh anggota panitia. Hasil pekerjaan mereka telah diterima dan mendapat penghargaan dari “nation council of churches of christ” (Dewan Gereja Kristen Nasional) dan diterbitkan tahun 1952, serta dianggap sebagai terjemahan standar yang telah diperbaiki.

Kristen Katolik dan Protestan masing-masing memiliki kitab yang berbeda. Kristen mempunyai Bibel yang terdiri dari 72 kitab. Sedangkan Kristen Protestan hanya 66 kitab. Kitab perjanjian lama edisi sekarang hanya ada 29 kitab padahal asalnya ada 56 kitab, 17 sisanya dihapus dan dihilangkan begitu saja.

Kitab ulangan pasal 24 menceritakan kematian penulis kitab Taurat, kuburanya, pemakamannya serta umurnya 120 tahun. Kitab itu juga menceritakan orang-orang Yahudi berkabung karena kematian Nabi Musa As.

Jelaslah ayat yang menceritakan peristiwa setelah kematian Nabi Musa As. bukanlah wahyu yang diturunkan pada Nabi Musa As. Dengan demikian jelas bahwa itu buatan manusia dan bukan wahyu Allah.

Sejarah telah mencatat, para pendeta Kristen maupun katolik banyak yang hijrah ke Islam serta mereka menemukan kitab suci abadi yang benar-benar wahyu Allah, dan tidak akan pernah terkotori tangan-tangan manusia yang jahat.

Kebobrokan serta palsunya kitab Injil Kristen menunjukan rusaknya ajaran mereka, serta asas kebohongan yang dibangun atas nama Tuhan. Sungguh kaum kafir Kristen adalah kaum yang bodoh dan terlaknat karena mengubah serta berbohong atas nama Tuhan.

Maka tempat yang paling tepat bagi kaum kafir seperti mereka adalah neraka jahanam, karena mereka tidak lebih manusia yang mempertuhankan keinginan serta hawa nafsu, karena setan dan iblis telah bercokol di dalam ajaran yang mereka sebarkan. [bbs/syahid/Protonema/voa-islam.com].

SILAHKAN TONTON VIDEONYA DISINI :
VIDEO KAJIAN KRISTOLOGI UNTUK MENGHADAPI KRISTENISASI
Silahkan Tonton Dan Share Di Sini :
 https://www.youtube.com/user/kristensebenarnya/videos

Sumber :
http://www.voa-islam.com/read/christology/2014/08/23/32395/membongkar-kepalsuan-injil-kristen-yang-penuh-rekayasa/

Source : islamdemokrat

Informasi lanjutnya bisa baca di berita politik situs ini !!

Dapatkan juga Berita Silet & Gossip Artis di situs ini !