::: Jika Liput di Pecat, Akhirnya Reporter MetroTV Jadi Penonton dan Saksi Perjuangan FPI Untuk Korban Banjir Garut :::

Garut – Front Pembela Islam atau FPI memang selalu diberitakan dari segi yang negatif saja, terutama oleh media-media nasional.

Padahal banyak juga aksi sosial dan hal positif yang dilakukan oleh ormas tersebut terhadap masyarakat.

Salah satunya adalah ketika terjadi musibah banjir bandang di Garut dimana sejumlah anggota DPW FPI Garut ikut terjun dalam aksi sosial membantu para korban yang telah kehilangan rumah maupun anggota keluarganya.

Media nasional sebetulnya tahu dan melihat aksi sosial kemanusiaan tersebut dengan jelas dan nyata adanya, tetapi mereka sengaja tidak memberitakan hal tersebut kemasyarakat terutama media-media anti islam seperti kompas, metrotv dan media kafir lainnya.

Seperti informasi yang banyak beredar bahwa jika ada reporter media yang memblow-up dan memberitakan perjuangan FPI ke dalam berita mereka. Maka Ancaman pemecatan itulah yang akan mereka terima dari stasion tempat mereka bekerja.

Seperti halnya bakti sosial FPI di garut kali ini bahkan di tonton langsung oleh reporter MetroTV, kompasTV dan media-media sekuler lainnya. Reporter tersebut bahkan memuji kegiatan yang di lakukan oleh FPI. Mereka terkejut dan salut dengan FPI serta tidak menyangka bahwa apa yang sedang mereka saksikan saat ini, ternyata tidak seperti yang mereka terima dari pemberitaan yang selama ini mereka dapatkan melalui pemberitaan negatif tentang FPI.

Terpaksa dengan rasa berat hati para reporter MetroTV ini hanya bisa berdecak kagum dan menjadi penonton di saat FPI sibuk membantu korban banjir bandang Garut tersebut.

“Bak makan buah simalakama,liput pecat ga liput ga ada berita,akhirnya Cuma bisa nonton… mau liput bingung setiap sudut lokasi bencana adanya cuma laskar FPI “, begitulah kalimat yang keluar dari mulut mereka saat itu

Berikut foto yang berhasil diambil bukti diamnya media terhadap aksi positif FPI :

 

Aksi sosial yang di lakukan oleh FPI ini disambut positif oleh masyarakat, baik masyarakat yang terkena musibah maupun mereka yang ingin ikut membantu lewat tenaga maupun dana melalui berbagai Posko FPI.

“Relawan FPI yang bertugas di sana melaporkan bahwa Alhamdulillah warga masyarakat lebih banyak yang menyalurkan bantuannya ke Posko Relawan Bencana DPW FPI Garut dan HILMI di Kp Rengganis RW 02 Kelurahan Paminggir Kecamatan Garut Kota, termasuk dari Indomaret yang menyatakan lebih percaya untuk menyalurkan bantuannya melalui FPI,” tulis admin Facebook Kegiatan FPI Yang Sebenarnya.

Dengan banyaknya masyarakat dari berbagai lapisan yang mempercayakan pemberian bantuan kepada ormas tersebut, tentu saja menjadi bukti bahwa FPI selalu melakukan kegiatan sosial meski tidak diliput televisi.

“Ini adalah bukti bahwa kepercayaan warga masyarakat semakin tinggi terhadap FPI. Karena walaupun tidak pernah diliput media TV, FPI memang selama ini selalu melakukan aksi sosial kemanusiaan pasca gempa di Tasikmalaya, longsor di Cililin dan berbagai daerah di Jawa Barat lainnya,” tambahnya.(dm).

Sumber :
http://www.fpi.or.id/2016/09/jika-liput-di-pecat-akhirnya-reporter.html

MASIH MEMBENCI FPI ?
HANYA ORANG KAFIR DAN MUNAFIKIN YANG MEMBENCI UMAT ISLAM..

Source: duniamuallaf.blogspot