Obama Ungkap Kesalahan Terbesarnya Soal Intervensi di Libya

99

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengakui keputusan untuk campur tangan dalam konflik di Libya adalah salah satu kesalahan terbesar yang dia lakukan. Dirinya menyebut gagal untuk memikirkan apa yang harus dilakukan paska runtuhnya rezim Moamar Khadafi.

“Mungkin saya gagal untuk merencanakan hari setelah apa yang saya pikir adalah hal yang benar untuk dilakukan di intervensi di Libya,” kata Obama dalam sebuah wawancara dengan media setempat.

Obama, seperti dilansir Sputnik pada Senin (11/4), menuturkan bahwa keadaan di Libya setelah 2011 atau paska penggulingan diktaktor Libya, Khadafi adalah sebuah kekacauan besar.

Berita Mancanegara

Pemerintahan Obama mendukung penggunaan kekuatan udara NATO di Libya untuk memastikan bahwa pemberontak menggulingkan rezim Khadafi pada pemberontakan 2011. Sejak kematian Khadafi pengaruh kelompok-kelompok ekstremis di negara itu telah terus tumbuh.

Selain tumbuh subuhnya kelompok ektrimis di Libya, perang sipil pun berkobar di negara tersebut. Perang sipil atau perang saudara ini disebabkan oleh perebutan kekuasaan.

Source : islamdemokrat

Informasi lanjutnya bisa baca di berita politik situs ini !!